Translate

Minggu, 23 Desember 2012

Beritadaerah.com | Pusat Informasi Potensi Daerah Indonesia - Pariwisata & Investasi Usaha

Salak Wedi dan Belimbing Ngringingrunrejo Agrowisata Bojonegoro
 
Sumber Foto: pariwisataojonegoro
(Berita Daerah - Jawa) Kabupaten Bojonegoro memiliki produk agrowisata adanlan yaitu salah di Desa Wedi dan Tanjungharjo, Kecamatan Kapas seluas 23 Ha, kurang lebih 5 km arah timur Kota Bojonegoro.
Rasa buah salahknya sangat berbeda dengan buah salak yang ada di Indonesia.
Salak wedi terkenal dengan rasa manis, segar, renyah dan besar. Salak ini dapat di jumpai di setiap perkarangan rumah penduduk di Desa Wedi. Perpedaan salah Wedi dengan salak pondoh terletak dari kandungan air yang dimiliki oleh salak wedi lebih banyak sehingga terasa lebih segar.



Keberadaan Salak Wedi sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun silam, yang secara turun-temurun telah menjadi sumber pendapatan bagi warga Desa Wedi. Konon asal muasal bibit salak ini pertama kali dibawa oleh seorang Ulama' yang mengajarkan agama Islam di desa Wedi. Dari bibit tersebut terus berkembang hingga tidak hanya desa Wedi tetapi meliputi juga beberapa desa sekitar Wedi, yaitu Kalianyar dan Tanjungharjo.
Agro wisata andalan lainnya adalah buah belimbing di Desa Mojo dan ngringinrejo, Kecamatan Kaliatu.
Blimbing ngringinrejo dapat di katakan sebagai buah khas dari Kabupaten Bojonegoro.
Blimbing dengan berat 2 - 3 ons per buah, Blimbing ini sangat besar buahnya serta sangat manis, segar dan baunya harum, membuat belimbing ngringinrejo ini sangat cocok sebagai hidangan penutup, dapat pula di jadikan rujak, dan lain sebagainya.


Di kabupaten Bojonegoro ini memiliki kebun blimbing ngringinrejo. Lokasinya sekitar 15 km arah barat Kota Bojonegoro. Pengunjung yang datang bisa memetik sendiri buah tersebut dari pohon. Beritadaerah.com | Pusat Informasi Potensi Daerah Indonesia - Pariwisata & Investasi Usaha